5 developer game terkenal yang bangkrut

 Banyak yang mengira perusahaan developer game rata rata semuanya sukses dan mendapatkan penghasilan yang sangat besar dari game yang mereka produksi.namun,nyatanya industri game tak semuanya mulus dan menghasilakan pendapatan yang sangat tinggi.

Lionhead,pandemic,thq,redoctane,akari

Banyak juga beberapa developer game yang mengalami kerugian besar bahkan sampai bangkrut dan perusahaannya berhenti total,hal ini dikarenakan terlalu mahalnya penjualan sebuah game,persaingan yang sangat ketat dan kurangnya peminat.

Sebuah game yang memiliki grafis yang bagus tak bisa memastikan bahwa penjualannya akan laris dan memiliki banyak player.

Developer game yang bangkrut.

Baca juga : 3 game terkenal yang terjerat kasus plagiat

1.lionhead studios.

Liondhead studios

Perusahaan ini didirikan padaa tahun 1996 bernama lionhead studios.perusahaan developer game ini memiliki sebuah game bernama black & white yang sangat populer pada masanya.

Sebelum di akusisi atau di beli oleh microsoft pada tahun 2012 lalu.mereka sempat melanjutkan seri game black & white ke 2.meski game yang mereka buat memiliki review yang bagus oleh psra pemain,namun nyatanya jumlah download dan penjualan dari game tersebut tidak meningkat secara siknifikan.

Setelah menghabiskan dana sekitar 75 juta dollar atau Rp.1.052.250.000.000,00.perusahaan mereka akhirnya bangkrut karena tidak ada yang mau mengerjakan proyek tersebut.alhasil microsoft memberikan sebuah usul untuk menutup perusahaan liondhead tersebut pada tahun 2016.

Setelah sekian tahun lamanya berkarya,mereka pun menutup peruhaan nya dan kini tinggal kenangan dan karya yang bisa kita mainkan hingga kini.

2.Thq.

Thq

Thq adalah sebuah developer serta publisher dari video game yang didirikan pada tahun 1989 di amerika.perusahaan ini membuat game di berbagai perangat.

Salah satu game yang pernah di kembangkan oleh thq adalah smackdown yang sangat populer kala itu di PS2.setelah mengalami sebuah masalah thq akhirnya tutup dikarenakan masalah dana Pada tahun 23 januari 2013.

Baca juga : 6 game yang banyak sekali cheater

3.Atari

Atari

Sukses pada tahun 70-an,atari didirikan pada tahun 1972 di california amerika.atari bisa dibilang kurang beradaptasi dengan perkembangan zaman di industri game,karena mereka sempat merilis sebuah perangkat video game bernama basically atari 2600 mini.

Perangkat tersut bisa dibilang buruk,karena penggunaan alat berupa stick yang sudah sangat ketinggalan zaman,hal tersebut membuat atari banyak di tinggalkan oleh pemainnya.atari juga mengalami kebangkrutan dan memutuskan untuk menutup perusahaan nya secara permanen.

4.Redoctane

Redoctane

Redoctane adalah sebuah perusahaan hiburan electronik amerika yang terkenal karena membuat game bernama guitar hero yang sangat populer pada zaman PS2.Redoctane menjadi anak perusahaan activision pada tahun 2006.

Didirikan tahun 1999 oleh kai huang,amerika.kejatuhan redoctane di mulai pada tahun 2009,dimana activision merilis banyak game guitar hero demi mengambil banyak keuntungan.alhasil redoctane tidak lagi berfungsi pada tahun 11 februari 2010.

Baca juga : 4 developer game yang di cap mata duitan

5.Pandemic studios

Pandemic studios

Pandemic adalah game developer yang didirikan pada tahun 1998 dan di akusisi oleh electrinic arts pada tahun 2007.

Salah satu game yang di kembangkan oleh pandemic strudios adalah mercenaries 2 yang rilis pada 31 agustus 2008 bertema shooter.meksi begitu game tersebut memiliki banyak kontroversi dan di kecam oleh pemerintah venezuela dan memutuskan untuk menutup perusahaan game tersebut pada tahun 2009.

Sekian informasi dari saya,tolong di share bila bermanfaat.trimakasih


Iklan 1

Iklan tengah artikel

Iklan4

Iklan Bawah Artikel